Google Translate Enggak Selalu Jadi Jawaban

Saya menulis ini secara personal karena pengalaman setelah bertahun-tahun mengajar Bahasa Inggris. Tidak hanya mengajar, saya juga memotivasi mereka, sekaligus memberikan mereka contoh bahwa belajar bahasa apa pun harus disertai dengan pembiasaan atau yang disebut dengan metode habitual learning.


Tak hanya itu, memperkaya kosakata dan meningkatkan grammar dengan metode yang bervariasi juga berpengaruh terhadap hasilnya. Suatu saat saya masuk ke sebuah ruangan kelas di jadwal saya mengajar. Saya mencoba melakukan warming up sebelum ke materi inti dengan perbincangan kecil sederhana yang relevan dengan ketertarikan mereka.

Mengajar murid SMK di Indonesia harusnya tidaklah sulit 100%. Masalahnya, mereka tidak suka dengan Bahasa Inggris. Ini menjadi batu besar di hadapan mereka bertahun-tahun. Jadi, pada saat soal-soal Bahasa Inggris muncul, mereka dengan lekas menerjemahkan ke dalam Google Translate. Kata per kata? NO! Paragraf per paragraf! Lebih parahnya, mereka langsung menggunakan terjemahan tersebut dari Google Translate dalam sesi belajar Translation tanpa mengerti apa pun. 

Saya telah mengajar Bahasa Inggris sejak 2011. Mengajar di banyak sekali sekolah dan berbagai jenis sekolah maupun badan les. Bertemu puluh ribuan anak-anak dan berdiskusi dengan banyak guru Bahasa Inggris lainnya untuk mencari solusi dari permasalahan ini. Sepertinya karena memang akarnya adalah kemalasan berpikir.


How accurate and reliable is Google Translate?

Menurut Wikipedia, Google Translate adalah layanan mesin penerjemah multilingual yang dikembangkan oleh Google untuk menerjemahkan teks, suara, bahkan di dalam gambar. Sebenarnya ini adalah salah satu solusi terbaik dalam belajar bahasa, namun di sisi lain, ini digunakan sebagai alat menyempurna kemalasan berpikir bagi para pembelajar.

Di sesi belajar grammar dan translation, saya pernah melarang penggunaan selular pintar di kelas. Hasilnya? Kalimat mereka kacau balau dan mereka terlihat frustrasi karena alat satu-satunya yang menjadi jalan keluar benar-benar tidak ada. Padahal, sudah saya instruksikan untuk membuat kalimat yang sederhana yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Contoh:

1. I read books
2. I drink coffee
3. I play Mobile Legend
4. I listen to music
5. I walk to school

Mulailah dari susunan kalimat paling sederhana, subject-verb. Tak perlu yang berat-berat sehingga mereka dengan mudah mengerjakan itu semua. Namun, jangankan menulis itu semua, mereka bahkan tidak terpikirkan sama sekali apa yang mesti ditulis.

Saat selular pintar sudah di jemari mereka, mereka langsung dengan mudah dan tanpa berdosanya menulis apa pun. Hasilnya:

1. I am reading books
2. I drank coffee
3. I played Mobile Legend
4. I have been listening to music
5. I walked to school

Salah? Tidak! Namun, konteks di sesi ini adalah belajar menulis lewat Simple Present Tense, tapi lihat bentuk kalimat mereka semua. Di luar dari yang seharusnya. Di luar dari Simple Present Tense. Ini lah mengapa Google Translate enggak selalu jadi jawaban.

Sebesar apa pun kepercayaan diri mereka menggunakan Google Translate, mereka tetap akan ketergantungan dengan layanan tersebut dan bukan menggunakannya demi meningkatkan kemampuan Bahasa Inggrisnya.

"Yeay! Google Translate is fucking awesome! What a promising application! My teacher would be so proud of me". Sebentar... Kok pas diperiksa, pronoun-nya salah, tenses-nya ngaco, urutannya enggak sesuai. Bla bla bla.

Why?

Menurut tes Google sendiri, tingkat akurasinya saja bergantung sepenuhnya dari bahasa apa yang dipilih. Pengujian tersebut membutuhkan mother tongue dari penutur asli yang menilai dari skala 0 ke 6. Ratingnya menunjukkan 5.43.

Bahasa adalah sistem yang begitu rumit dan berkembang. Google Translate sangat mudah dan cukup akurat dalam menerjemahkan Bahasa Inggris ke Bahasa Prancis karena dua bahasa ini sangat sharing satu sama lain sejak dulu. Ditambah, banyak penutur dan pengguna yang saling tertambat satu sama lain. Bagaimana dari bahasa Inggris ke bahasa lain yang secara kultur dan geografis sangat jauh lompatannya? Bahkan di pengujiannya sendiri mengatakan banyak yang mendapatkan tingkat akurasi yang rendah ke bahasa lain karena kompleksitasnya yang sangat tinggi. 

Menyadur informasi dari Quora, The British Medical Journal (BMJ) yang mengulas kemampuan Google Translate dalam mengubah terjemahan dokumen medikasi yang berjudul,  “Use of Google Translate in Medical Communication: Evaluation of Accuracy” dan tingkat akurasinya hanya 58%. Dengan tingkat serendah itu, besar kemungkinan dokumen yang salah diterjemahkan bisa menyebabkan malafungsi kepada pasien-pasien. From error translating to life-threatening!


Terus gimana dong?

1. Tetap cintai apa yang mau dipelajari

Dalam hal ini, tentu saja Bahasa Inggris. Ini adalah suatu keharusan bagi para pembelajar dari tingkat SD maupun mahasiswa. Sadari bahwa Bahasa Inggris adalah kunci untuk membuka kesempatan, dan bukan batu penghalang besar yang mesti dilewati begitu saja. Jangan sampai nanti menyesal lalu bergumam, "Coba dulu gua serius belajar Bahasa Inggris". Sebenarnya, enggak perlu serius-serius banget! Kamu cuma perlu konsisten di metode yang menurut kamu paling nyaman mempelajarinya.

Selama kamu konsisten, kamu menang. Consistency over perfection!



2. Belajar grammar tipis-tipis

Punya bekal grammar tuh berguna banget. Enggak bohong! Modal subject-verb aja kamu udah keren banget. Kaya akan kosakata emang bagus, tapi grammar membantu kamu untuk menyusun semuanya jadi tertata lebih rapi. Ingat kata Ivan Lanin, "Keteraturan bahasa mencerminkan keteraturan berpikir"

As a final point, mesin penerjemah itu bagus banget. Penemuan manusia yang sangat menyatukan kita dari berbagai negara dan bahasa. Tapi jangan sampai digunakan untuk menghalangi pikiranmu bertumbuh. Bahasa adalah hal sulit dan rumit yang bisa dipelajari perlahan-lahan setiap harinya. Google Translate is OK! Makes you lazy to study? THAT'S NOT OK!


Comments

  1. Writing a blog post is really important for me and other. Thanks for sharing amazing tips. get one of the best Private English Tutor then visit our website.

    ReplyDelete
  2. It is what I was searching for is really informative.Primary tuition Classes in Singapore It is a significant and useful article for us. Thankful to you for sharing an article like this.

    ReplyDelete
  3. This is amazing post. I will definitely share with some friends and I hope you will share with me this type new post for next time. for more information visit our website. faith center live stream

    ReplyDelete
  4. If you are willing to give tsi reading practice test then you should take a good preparation. You can get so many authentic question on practicetestgeeks . To get this visit tsi reading practice test

    ReplyDelete
  5. I am very much thankful to you for sharing this essential knowledge. This information is very helpful for everyone. So please always share this kind of information. Thanks once again for sharing it. economics tuition

    ReplyDelete
  6. Nice info, I am very thankful to you for sharing this important knowledge. This information is helpful for everyone. So please always share this kind of information. Thanks. English Tutors In Adelaide

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Remedial Time! - English Reading Comprehension Exercise