Posts

Self-Journaling: Banyak Orang Mengubur Mimpi

Image
               Setiap hari orang-orang mengubur mimpi mereka. Termasuk hari ini perihal salah satu anak murid saya yang lebih memilih bekerja dari pada melanjutkan sekolahnya. Di sisi lain, ada anak murid saya yang juga tengah menghadapi situasi yang sama, namun tetap tidak menyerah pada pendidikannya. Setiap orang punya alibi yang sama,                       " Ya, tergantung situasi."                " Tergantung sejauh mana lu mau bawa hidup ini. Karena pada akhirnya yang menentukan arah seseorang adalah seberapa terbuka ia terhadap proses belajar—meski dari hal-hal yang tidak ingin ia dengar. "               Dari sekian konflik yang saya rasakan sejauh berkomunikasi dengan mereka adalah kesan yang sering sekali menunda dan mempersulit proses pengunduran diri. Memang bukan...

REVIEW: 100 Ide untuk Guru

Image
Identitas Buku a.       Judul                                 : 100 Ide untuk Guru – Menarik Partisipasi Siswa b.       Penulis                              : Jon Tait c.        Penerbit                           : Esensi – Erlangga Group d.       Tahun Terbit                    : 2017 e.       Jumlah Halaman           ...

Self-Journaling: Dalam Diskusi Menciptakan Negara Baru

Image
Saya selalu bilang ke orang-orang bahwa relasi itu adalah investasi. Lebih tepatnya, salah satu dari bagian investasi. Kamu memang enggak akan langsung mendapatkan benefit-nya, tapi kamu sedang menanam benih-benihnya hingga kemudian kamu akan memetiknya di kemudian hari. Hari ini saya mendapat kesempatan kembali bergabung di sebuah komunitas Bahasa Inggris, WeEnglish Community di Taman Ismail Marzuki. Sebuah komunitas yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi orang-orang yang ingin memelihara kemampuan berbahasa Inggrisnya, termasuk saya. Saya masih ingin terus melatih kemampuan saya dalam berbahasa Inggris. Terlebih dalam banyak topik-topik yang thought-provoking dan sensitif. Menurut hemat saya, memperluas topik pembicaraan kita dalam berbahasa Inggris justru malah meningkatkan kepercayaan diri dalam membahasnya, memperluas wawasan, memperoleh kosakata asing yang bahkan kita enggak temuin di buku pelajaran, dan meningkatkan kemampuan kita secara verbal. Sebagai guru di sekolah, saya...

Self-Journaling: Menjadi Penguji Praktik Kerja Lapangan Industri Automotif dan Mengulas Penilaian Berbahasa Inggris

Image
Siapa sangka tahun ini menjadi penguji praktik kerja lapangan industri? Tentu ini menjadi tantangan bagi saya yang berlatar belakang bukan sebagai guru produktif. Dalam kebijakan yang baru di tempat saya bekerja, guru bahasa Inggris mendapat tanggung jawab untuk menilai anak-anak PKL dalam aspek bahasa Inggris. Mereka diwajibkan untuk menggunakan bahasa Inggris di presentasi pembuka dan penutup dengan harapan menggembleng kompetensi kebahasaan mereka yang akan bermanfaat di dunia industri. Ada lima aspek yang akan dinilai dalam presentasi bahasa Inggris ini, yaitu pronunciation, fluency, grammar, vocabulary, dan mental attitude. Tapi yang menarik perhatian saya adalah bagaimana mereka berusaha menyampaikan intro presentasi dalam bahasa Inggris, yang mana mengenai PRONUNCIATION. Menilai dari bagaimana mereka melafalkan kata demi kata, saya jadi ingat dengan materi-materi mata kuliah Pronunciation dari dosen favorit saya, Mam Anisa, seperti: Silent sounds, stressing, pausing and chunking...

Self-Journaling: Perjalanan Bahasa Inggrisku

Image
Sebagai warga Indonesia yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, kemungkinan besar kita akan merasa kesulitan dalam mempelajari bahasa asing, apapun bahasa itu. Karena saya adalah guru bahasa Inggris, maka saya akan spill  perjalanan saya mempelajarinya sehingga audiens mungkin bisa mengambil strategi dari cara yang saya ikuti. 1. Preschool - Elementary Sejak kecil saya memang sudah dicekoki dengan kosakata bahasa Inggris dimulai dari angka, warna, alat tulis, ragam kata sapaan sederhana hingga bagaimana cara meresponnya. Saya masih ingat sekali pelajaran bahasa Inggris saya dimulai pada kelas 3 SD. Betapa semangatnya saya pada saat itu diperkenalkan materi baru dari Mr Saefullah. Beliau mengajarkan bahasa Inggris dengan tegas, tidak pandang bulu. Saya dididik untuk menghafalkan banyak sekali kosakata pada saat itu. Enggak heran sih, karena sebagai generasi milenial, produk kurikulum saat itu memang yang paling  mainstream  adalah menghafal.  Di kalangan teman-tema...

Popular posts from this blog

Self-Journaling: Nonton Konser Muse Pertama Kali

Modul Ajar Bahasa Inggris 2024 - Descriptive Text Kelas Fase E (Kelas X)